Kamis, 28 September 2017

Bersih Lingkungan, Wujud Syukur kepada Maha Pencipta


Tulungagung - OSIS SMP Islam Al Azhaar Kedungwaru Tulungagung menunjukkan kembali eksistensinya di masyarakat dengan mengadakan Bersih Lingkungan 2017. Rabu (29/3), tepatnya di wilayah Tulungagung selatan, mereka membersihkan dua lingkungan wisata yang ada di sana. Pantai Gemah dan Telaga Buret menjadi sasarannya.



Pagi sekali, kelompok siswa yang menamai dirinya OZATARU itu berkumpul di halaman depan sekolah. Mereka diberi arahan tentang pentingnya menjaga lingkungan dari waka kesiswaan. Selain itu, motivasi yang menggebu juga diberikan oleh kepala sekolah mereka.



Bersama Pembina OSIS dan dua asatidz, rombongan berbaju putih itu menuju Pantai Gemah. Mereka menentukannya sebagai destinasi pertama yang harus dibersihkan. Hal itu sangat beralasan. Pasalnya, wisata baru di Tulungagung itu tidak hanya menyajikan keindahan pantai, tetapi juga menyuguhkan sampah yang tidak sedikit. Sebagian besar sampah di sana berupa bungkus makanan. Sampah-sampah itu biasa ditinggalkan oleh pengunjung. Setelah menikmati keindahan pantai sambil menyantap hidangan, pengunjung tidak langsung membawa pulang atau membuang bungkus makanan ke tempat sampah. Melainkan meninggalkannya begitu saja. Padahal tak jarang ditemui spanduk yang berisi larangan membuang sampah. Panas tak menghapus semangat mereka. Setelah selesai membersihkan sampah di pantai mereka langsung bergegas untuk menuju ke tempat destinasi yang berikutnya.






Destinasi kedua berada di Telaga Buret. Awalnya, tempat ini tidak masuk dalam rencana kegiatan. Namun, karena tempat yang ditentukan pertama tidak mendukung, telaga ini menjadi tujuan kedua. Di sini, juga terdapat banyak sampah yang harus di bersihkan, karena Telaga Buret itu baru digunakan umat Hindu untuk melaksanakan hari rayanya. Setelah hari raya umat hindu selesai, mereka tidak membawa pulang atau membuangnya ke tempat sampah. Tetapi mereka meninggalkan sampah-sampah itu di area Telaga Buret. Untungnya, orang-orang yang mengelolah Telaga Buret itu tahu bagai mana cara untuk mengatasinya tanpa merusak lingkungan. Mereka tahu kalau lingkungan rusak maka ekosistem tidak seimbang maka dari itu mereka berusaha untuk mengelolah sampah tersebut. Awalnya, sampah-sampai itu dikumpulkan. Kemudian, 
ampah-sampah itu akan dipisahkan berdasarkan senyawanya. Berdasarkan senyawanya sampah dibagi menjadi dua jenis yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik akan diolah dan dijadikan pupuk kompos. Begitu pula sampah anorganik, sampah anorganik ini akan di daur ulang untuk mendapatkan harga jual yang tinggi. Ternyata, sampah dapat menghasilkan harga jual yang tinggi. 




Beruntungnya para siswa itu, tidak hanya sekadar membersihkan sampah, rombongan siswa ini juga mendapatkan ilmu tentang sampah, flora fauna endemik, serta asal usul adanya telaga ini. Mereka sangat antusias atas penjelasan pendamping wisata yang ada di sana. Sampai-sampai rombongan siswa merasa sangat penasaran dengan penjelasan pendamping wisata.



Ilmu yang didapatkan para siswa itu sangatlah berharga. Mereka tahu bahwa alam harus selalu dijaga, dirawat, dan dilestarikan. Ilmu di sekolah ternyata tidak cukup banyak apabila dibandingkan dengan yang ada di luar sekolah. Selain bersyukur dengan wujud menjaga lingkungan, ternyata unsur rekreatif dan edukatif bisa didapatkan di mana saja, termasuk di luar sekolah. Selain, di sekolah sekelompok anak itu mendapatkan sebuah pengalaman yang sangat tak terlupakan. Apalagi alam yang dia adalah salah saru guru kita

Kamis, 27 April 2017

Anak dan pendidikan

         Alhamdulillah..majlaz pada bulan April membahas tentang "Anak dan Pendidikan" dengan pemateri Kh. Shihabudin Lutfi.

Anak.....
=>Anak adalah amanah dari Allah SWT yang diberikan Allah kepada kita.
=>Bayi yang dilahirkan kedunia adalah bayi yang suci dan masih beriman kepada Allah SWT.
=>Nikmat Allah yang palong enak adalsh nikmat anak sholih dan sholihah.
=>Jika seorang anak memakai perhiasan yang tidak di zakatkan maka orang tuanya akan masuk neraka.

Pendidikan....
=>Pendikan Abunya Sayyid Muhammad yang pertama  adalah Al Qur'an, yang kedua adalah hadist Nabi Muhammad, dan yang ketiga sholeh.
=>Setiap orang pasti bangga terhadap orang tuanya.
=>Orang yang sukses pertama kali adalah mencari pendidikan atau guru yang sukses dan berhasil. Dan orang yang sekses kedua kali adalah guru yang ingin siswa yang sukses.
=>salah satu syarat orang mencari ilmu adalah harta.
=>Cita-cita dapat mendorong orang  seperti yang dia cita-citakan.




Rabu, 22 Maret 2017

Alhamdulillah, Try Out pada tahun ini telah berjalan dengan lancar, dan untuk hasil Try Out adik-adik bisa melihat dibawah ini:


Senin, 28 Maret 2016

OLIMPIADE AL AZHAAR TULUNGAGUNG
Hasil olimpiade Al Azhaar untuk babak penyisihan bisa di download di link bawah ini, dan untuk informasi bagi yang masuk semi final :
  1. Final akan dilaksanakan pada hari Ahad, 3 April 2016 
  2. Mohon kedatangan bisa tepat waktu, pukul 07.00 di Hall SMP Al Azhaar Tulungagung
  3. Mohon memakai seragam khas sekolah masing-masing 
  4. Mohon orang tua siswa bisa mendampingi putra-putrinya, Insiya Alloh sambil    mendampingi putra-putri, akan kita adakan kegiatan parenting untuk orangtua
Semoga semua bisa hadir dan mendapatkan ilmu yang barokah
 Hasil Babak Penyisihan

Minggu, 28 Februari 2016

HASIL TRY OUT AKBAR 2K16

Alhamdulillah pelaksanaan Try Out Akbar Tahun ini bisa berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk hasil try out adik-adik bisa di lihat di link bawah ini

Hasil Try Out Akbar 2016

Pada hari Minggu tanggal 27 Maret 2016 akan dilaksanakan Olimpiade Al Azhaar yang ke-3. Olimpiade yang diadakan adalah:
Olimpiade Matematika (memperebutkan piala bergilir bupati Tulungagung)
Olimpiade IPA (memperebutkan piala bergilir Ketua DPRD Tulungagung)
Olimpiade Bahasa Inggris (memperebutkan piala bergilir Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung)

Pelaksanaan olimpiade ini dilaksanakan bersama-sama jadi saran panitia, adek-adek memilih satu mata pelajaran saja agar bisa lebih fokus dan maksimal.

Pendaftaran Olimpiade dibuka mulai tanggal 10 Februari - 26 Maret 2016 atau bila kuota sudah terpenuhi , yang bertempat di Al - Azhaar Tulungagung dan dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2016.

Pada Olimpiade kali ini biaya pendaftaran dipatok seikhlasnya dan tidak ada batasan minimal maupun maksimal.

Pada saat Olimpiyade, peserta akan mendapatkan fasilitas soal dan juga air mineral. Kami juga memberi piala tetap disamping piala bergilir untuk Juara 1, 2, dan 3.

Bagi yang belum tahu rutenya bisa start dari rumah sakit lama ke utara sekitar 500 m sampai SDN 1 Kedungwaru. Lalu belok ke timur sampai di Al - Azhaar Tulungagung.

Contact Person
0852 3559 1686 ( Ulil)
0813 3072 7325 ( Dhela )

Selasa, 17 Februari 2015



Juvenile Delinquency

In this era, many students who do not respect their teacher any more, many students in any school who do not respect their teacher and not understand the politeness to older people, that is one of mischief in this era. Whereas in the school, the main point of learning is establishing akhlaq to be better. As like our prophet Muhammad SAW said: "Innama bu‘itstu liutammima makaarimal akhlaq."Indeed I was sent into the world only to improve morals” Although students are very clever, very smart but if they do not have good akhlaq, they only make this world worse
There are four kinds of character that determine the degree of student.

The first is student who has good akhlaq and good intelligence. This is the best student who can bring our world to be better and better. This character will appear to the students who get religion and general lesson, and also they are able to implement it to their life

The second is student who has good akhlaq but low intelligence. This is the student who understands politeness, has good intention and also has good attitude to other people but not so smart. This student will never make a worst sin and he will always make people happy beside him and of course all people will always pray for him. This character will appear to the students who get religion lesson more than general lesson.

The third is student who has bad akhlaq but good intelligent. This is smart student but he does not understand politeness well. He will only think about himself because he thinks that he can do anything and never think about other people heart. He is smart but other people never pray for his success. This character will appear to the students who only get general lesson but never get religion lesson. These students will damage the world in the sequel

And the last is student who has bad akhlaq and low intelligent. He only brings the degradation in the world. And I am sure no one wants to be the man as like this.
OZATARU is one of pioneer to promote morality because we are students and remain students for our teacher. Our degree will remain under the teacher forever because our teacher is our parent